DIPERLUKAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN ISLAM YANG IDEAL

Oleh: Syamsul Kurniawan

LINGKUNGAN pendidikan Islam adalah lingkungan yang di dalamnya terdapat ciri-ciri keislaman yang memungkinkan terselenggaranya pendidikan Islam dengan baik. Dalam Al Qur‘an memang tidak dijumpai penjelasan rinci mengenai lingkungan pendidikan Islam, kecuali lingkungan pendidikan yang terdapat dalam catatan sejarah, di mana diasumsikan sebagai tempat terselenggaranya pendidikan, seperti masjid, rumah, madrasah, dan universitas.

Meskipun lingkungan seperti itu tidak disinggung secara langsung dalam Al Qur‘an, namun Al Qur‘an menyinggung dan memberikan perhatian tentang pentingnya lingkungan sebagai tempat sesuatu, seperti misalnya ketika menggambarkan tempat tinggal manusia yang disebut dengan al-qaryah (diulang sebanyak 52 kali) yang dihubungkan dengan tingkah laku penduduknya. Sebagian ada yang dihubungkan dengan penduduk yang durhaka (QS 07: 4/ QS 17: 16, dan QS 27: 34), sebagian juga dihubungkan dengan penduduk yang berbuat baik (QS 16: 112), sedangkan sebagian yang lainnya dihubungkan dengan tempat tinggal para Nabi (QS 27: 56/ QS 07: 88, dan QS 06: 92). Semua keterangan ini menunjukkan betapa Islam memandang pentingnya lingkungan dalam kegiatan manusia, termasuk kegiatan pendidikan Islam.

Pada dasarnya ada dua macam lingkungan pendidikan, yaitu lingkungan fisik pendidikan (yang berhubungan dengan lingkungan sarana dan prasarana pendidikan), dan lingkungan sosial pendidikan (sering diasumsikan dengan tripusat pendidikan: lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat).

Kedua macam lingkungan pendidikan ini menjadi faktor penentu yang ikut serta menentukan corak pendidikan Islam, yang tidak sedikit pengaruhnya bagi anak didik. Baik lingkungan fisik maupun sosial pendidikan, dibutuhkan dalam proses pendidikan, sebab baik lingkungan fisik atau lingkungan sosial pendidikan ikut menunjang terjadinya proses belajar mengajar secara nyaman, tertib dan berkelanjutan.

Sayangnya, perhatian lembaga pendidikan Islam tentang pentingnya lingkungan pendidikan (baik fisik maupun sosial) sering dinomorduakan. Masalah yang berhubungan dengan lingkungan fisik pendidikan misalnya. Realitasnya, banyak lembaga pendidikan Islam yang mengalami kendala dalam penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang baik. Akibatnya banyak orang yang beranggapan pendidikan Islam terkesan kumuh dan minim sarana dan prasarana pendidikan yang baik.

Demikian pula dalam kaitannya dengan lingkungan sosial pendidikan, proses pendidikan yang merupakan mata rantai yang saling berhubungan antara lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat seringkali tidak demikian kenyataannya.

Menyadari besarnya tanggungjawab orangtua dalam pendidikan anak, maka orangtua seyogyanya bisa bekerjasama dengan pihak sekolah atau madrasah, bukan malah menyerahkan begitu saja tanggung jawab kepada sekolah. Sebaliknya sekolah juga harus mengerti bahwa anak didik yang ia didik, merupakan amanah dari orangtua mereka sehingga  bantuan dan keterlibatan orangtua tentu saja sangat dibutuhkan. Begitupula masyarakat pada umumnya, harus menyadari pentingnya penyelenggaraan pendidikan yang dimulai dari tingkat keluarga hingga ke sekolah serta lembaga-lembaga pendidikan non formal (di masyarakat) dalam rangka pencerdasan anggota masyarakat.  Sebab antara pendidikan dengan peradaban yang dihasilkan suatu masyarakat mempunyai korelasi positif. Semakin berpendidikan masyarakat, maka semakin tinggi pula peradaban yang ia hasilkan, demikian pula sebaliknya. Jadi dibutuhkan sinergi di antara ketiganya.

Akhirnya, untuk menciptakan pendidikan Islam yang berkualitas, tentu tidak sesederhana mengatakannya, dibutuhkan komitmen dan kerja keras bersama untuk terus menerus berbenah diri. Di samping itu juga diperlukan lingkungan fisik dan sosial pendidikan yang ideal guna menunjang terselengganya proses belajar mengajar secara nyaman, tertib dan berkelanjutan.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s